SAMARINDA — Semangat pelayanan kesehatan dan dakwah kemanusiaan kembali ditunjukkan oleh Muhammadiyah Kota Samarinda. Melalui kegiatan Khitan Massal bertema “Aksi Nyata untuk Umat: Menanamkan Pilar Kesehatan dan Sunnah pada Generasi Emas Muhammadiyah”, acara ini sukses diselenggarakan pada Minggu (28/6) di Balai Lansia ‘Aisyiyah.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting, mulai dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Samarinda, Ketua Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) UMKT, hingga PPNI RSIA ‘Aisyiyah Samarinda. Kehadiran para tokoh ini menunjukkan kuatnya sinergi antara Muhammadiyah, pemerintah, dan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Antusiasme Tinggi dan Fasilitas Menarik
Ketua Panitia Kegiatan, Bagus Rizkiyanto, dalam laporannya menyampaikan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat luar biasa.
“Dari total 268 pendaftar, sebanyak 105 peserta mengikuti pelaksanaan khitan massal pada tahap ini,” jelas Bagus.
Tidak hanya sekadar mendapatkan layanan khitan secara gratis, panitia juga memberikan perhatian lebih kepada anak-anak yang menjadi peserta. Setiap peserta yang telah dikhitan membawa pulang tas khusus yang berisi paket fasilitas lengkap, meliputi:
- Sarung merek Gajah Duduk
- Tumbler (botol minum)
- Celana sunat
- Buku
- Kotak/tempat makan

Dukungan Tenaga Medis Profesional
Ketua MPKU Kota Samarinda, Taharuddin, menegaskan komitmen Muhammadiyah untuk selalu memberikan layanan kesehatan terbaik kepada setiap peserta yang hadir.
Untuk merealisasikan komitmen tersebut, pelaksanaan khitan massal ini didukung oleh tenaga kesehatan yang mumpuni. Proses tindakan dilakukan oleh sekitar 10 orang tenaga medis sebagai operator khitan yang berada di bawah pengawasan 1 orang dokter penanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga turut menggandeng ahli dari Tim Khitan Rumah Luka Borneo.
“Kami menggunakan kualitas terbaik untuk khitan ini. Seluruh tenaga kesehatan yang terlibat, termasuk kolaborasi dengan Tim Khitan Rumah Luka Borneo, telah dipersiapkan dengan matang sehingga anak-anak dapat memperoleh pelayanan yang aman, nyaman, dan profesional,” ungkap Taharuddin.

Apresiasi Pemerintah dan Nilai Dakwah
Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Ismid Kusasih, memberikan apresiasi tinggi atas konsistensi Muhammadiyah dalam menghadirkan program kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.
“Kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan institusi kesehatan seperti ini sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Kegiatan khitan massal ini menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus investasi kesehatan bagi generasi muda kita,” tuturnya.
Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris PDM Kota Samarinda, Nur Wahid, menekankan bahwa khitan bukan sekadar tindakan medis, melainkan bagian dari sunnah yang memiliki dimensi ibadah. “Muhammadiyah hadir melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat luas,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah kembali membuktikan perannya dalam menghadirkan solusi bagi umat. Semangat melayani melalui bidang kesehatan ini menjadi salah satu wujud nyata dakwah berkemajuan yang terus dikembangkan, demi terwujudnya generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berlandaskan pada nilai-nilai ajaran Islam.
