PASER – Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Paser kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kaderisasi dengan mengirimkan empat kader terbaik dari Komisariat IMM Fakultas Pertanian, Bisnis, dan Digital (FPBD) untuk mengikuti Darul Arqam Madya Nasional (DAMNAS) atau Pengkaderan Tingkat II yang diselenggarakan oleh PC IMM Banjarbaru pada 1–5 Juli 2026.
Empat kader yang mewakili PC IMM Paser dalam kegiatan tersebut adalah Immawati Rahmawati, Immawati Annisa, Immawati Dini Auliya, dan Immawan Gifa. Keikutsertaan mereka merupakan bagian dari upaya organisasi dalam membentuk kader yang memiliki kapasitas intelektual, ideologis, dan kepemimpinan yang kuat sebagai penerus gerakan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.
Mengusung tema “Aktualisasi Nilai Profetik dalam Meneguhkan Aksi Emansipasi Islam untuk Masyarakat Madani”, DAMNAS menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan karakter bagi kader IMM dari berbagai daerah. Selama lima hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai rangkaian materi, diskusi, forum ilmiah, dan pembinaan yang bertujuan memperkuat wawasan keislaman, kemuhammadiyahan, kepemimpinan, serta kemampuan analisis sosial.
Ketua PC IMM Paser, Aidil Fatwa, menyampaikan bahwa pengiriman delegasi ke DAMNAS merupakan bentuk keseriusan PC IMM Paser dalam membangun kaderisasi yang berkelanjutan. Menurutnya, kaderisasi adalah jantung organisasi yang harus terus diperkuat agar IMM mampu melahirkan kader yang berkualitas, berintegritas, dan siap menjawab tantangan zaman.
“Kami berharap Immawati Rahmawati, Immawati Annisa, Immawati Dini Aulia, dan Immawan Gifa dapat mengikuti seluruh rangkaian DAMNAS dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Bekal ilmu, pengalaman, serta jejaring yang diperoleh selama pengkaderan diharapkan mampu memperkuat gerakan IMM di Kabupaten Paser dan melahirkan kader yang mampu menjadi pelopor perubahan di tengah masyarakat,” ujar Aidil Fatwa.
DAMNAS bukanlah akhir dari sebuah perjalanan kader, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. PC IMM Paser berharap setiap delegasi kembali dengan semangat baru, pemikiran yang lebih matang, serta tekad yang semakin kokoh untuk menghadirkan manfaat bagi sesama. Sebab sejatinya, kader terbaik bukanlah mereka yang hanya selesai mengikuti pengkaderan, melainkan mereka yang mampu menghidupkan nilai-nilai IMM dalam setiap langkah pengabdian kepada umat, bangsa, dan Persyarikatan Muhammadiyah.
Penulis: Nur Hidayat
