Resmi Ditutup, Rakorda IMM Kaltim 2026 Hasilkan 7 Pokok Pemikiran: Nyatakan Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-XXI

SAMARINDA, 10 Mei 2026 — Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) Kalimantan Timur tahun 2026 resmi ditutup pada Ahad (10/5). Perhelatan akbar yang berlangsung selama tiga hari ini sukses menyatukan gagasan dan merumuskan arah gerak baru organisasi melalui penetapan 7 Pokok Pemikiran Hasil Rakorda.

Mengusung tema besar “Sinergitas Kolektif, IMM Masa Depan”, Rakorda kali ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi gerakan mahasiswa Muhammadiyah se-Kalimantan Timur.

Berdasarkan dokumen resmi hasil ketetapan Rakorda, berikut adalah 7 Pokok Pemikiran yang akan menjadi kompas pergerakan IMM Kaltim ke depan:

1. Penguatan Akar Ideologi dalam Perkaderan Memperkuat sistem perkaderan yang berbasis pada nilai-nilai ideologi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) secara terstruktur dan berkelanjutan.

2. Peningkatan Kualitas Kepemimpinan Kader Meningkatkan kualitas kepemimpinan kader melalui penguatan kapasitas intelektual, spiritual, dan manajerial dalam mengelola organisasi.

3. Pengawalan Kritis Kebijakan Publik Mengawal serta melakukan analisis kritis terhadap kebijakan publik agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat dan nilai-nilai keadilan sosial.

4. Intervensi Penyelesaian Isu Lingkungan Mendorong pemangku kepentingan untuk segera menyelesaikan permasalahan kerusakan lingkungan yang terjadi di Kalimantan Timur secara komprehensif dan berkelanjutan.

5. Penguatan Literasi Digital di Era Disrupsi Meningkatkan literasi digital kader sebagai upaya menghadapi tantangan era disrupsi, termasuk dalam menangkal hoaks dan membangun narasi positif di ruang digital.

6. Optimalisasi Peran Pemberdayaan Masyarakat Meningkatkan peran aktif kader IMM dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berbasis kebutuhan lokal, berkelanjutan, dan berdampak nyata.

7. Kesiapan Menjadi Tuan Rumah Muktamar ke-XXI Sebagai wujud kematangan organisasi dan kesiapan menyambut agenda nasional, menyatakan kesiapan penuh DPD IMM Kalimantan Timur untuk menjadi tuan rumah perhelatan akbar Muktamar Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) ke-XXI.

Rumusan tujuh poin pokok ini bukan sekadar deklarasi di atas kertas, melainkan sebuah manifesto pergerakan. Deklarasi kesiapan menjadi tuan rumah Muktamar juga menjadi bukti bahwa IMM Kaltim siap berkontribusi lebih besar di kancah nasional.

DPD IMM Kaltim menginstruksikan agar hasil pemikiran ini dijadikan rujukan utama dalam menyusun strategi dan program kerja di tingkat Pimpinan Cabang hingga tingkat Komisariat di seluruh penjuru Kalimantan Timur. [jm]

Tinggalkan komentar