Atasi Ketimpangan Kaderisasi di Berbagai Kampus, Rakorda IMM Kaltim Fokus Bangun Soliditas Cabang

SAMARINDA — Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD IMM Kalimantan Timur yang akan digelar pada 8-10 Mei 2026 juga akan menyoroti tantangan kaderisasi di berbagai perguruan tinggi. Saat ini, proses kaderisasi IMM dinilai sangat mudah tumbuh subur di perguruan tinggi Muhammadiyah, seperti Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur dan Universitas Muhammadiyah Berau.

Meski demikian, IMM Kaltim menyadari adanya kesulitan untuk menghidupkan organisasi di lingkungan perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta non-Muhammadiyah. Hal tersebut menimbulkan ketimpangan jumlah kader antara cabang yang menaungi perguruan tinggi Muhammadiyah dengan cabang yang tidak memilikinya. Padahal, saat ini tercatat ada kurang lebih 69 institusi perguruan tinggi yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

Oleh karena itu, Rakorda ini diharapkan dapat memberikan jawaban atas persoalan ketimpangan tersebut agar IMM mampu bersifat lebih adaptif dari sisi perkaderan dan pengorganisasian.

Melalui kegiatan ini, DPD IMM Kaltim menetapkan sejumlah tujuan, di antaranya:

  • Memaparkan perkembangan IMM pada masing-masing cabang yang ada di wilayah Kalimantan Timur.
  • Membangun keterpaduan, sinergitas, dan soliditas pada seluruh tingkat Pimpinan IMM Se-Kalimantan Timur.
  • Memastikan IMM mampu menjalankan cara kerja organisasi yang senantiasa efektif dan akuntabel.

Berdasarkan draf rancangan acara, pembukaan Rakorda ini direncanakan akan menghadirkan sambutan dari Gubernur Kalimantan Timur dan Wali Kota Samarinda. Selain persidangan pleno, para peserta juga akan mengikuti agenda “Gala Dinner dan Ramah Tamah” bersama Wali Kota Samarinda. Untuk menyukseskan seluruh rangkaian acara ini, panitia pelaksana mengestimasi total kebutuhan anggaran sebesar Rp78.033.000.

Tinggalkan komentar