SAMARINDA — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kalimantan Timur akan menyelenggarakan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda). Berdasarkan penyesuaian jadwal terbaru, agenda ini diundur pelaksanaannya menjadi tanggal 8 hingga 10 Mei 2026. Kegiatan konsolidasi ini akan dilangsungkan di Gedung Balai Lansia PWA Kalimantan Timur.
Pada perhelatan kali ini, DPD IMM Kaltim mengangkat tema “Sinergisitas Kolektif, IMM Masa Depan”. Tema tersebut dipilih dengan mempertimbangkan perkembangan Provinsi Kalimantan Timur yang diproyeksikan akan semakin pesat, terutama seiring dengan persiapan wilayah ini sebagai lokasi perpindahan ibukota negara.
Kehadiran ibukota negara dinilai akan memberikan dampak multidimensional, sehingga IMM merasa perlu mengambil peran strategis untuk merespons berbagai persoalan pokok di daerah tersebut. Beberapa isu yang menjadi sorotan IMM antara lain adalah kerusakan lingkungan yang berakibat pada bencana banjir dan tanah longsor, kurangnya upaya pengurangan angka kemiskinan, hingga timpangnya akses pekerjaan antara warga lokal dan pendatang.
Untuk menghadapi berbagai problematika tersebut, Rakorda ini diselenggarakan dengan tujuan membangun strategi gerakan progresif bagi IMM Kalimantan Timur. Selain itu, agenda ini juga ditujukan untuk memaparkan Laporan Kemajuan DPD IMM Kaltim serta melakukan konsolidasi dalam rangka mempersiapkan agenda nasional.
Acara ini akan dihadiri oleh seluruh Pimpinan DPD IMM Kalimantan Timur beserta perwakilan dari tiap Pimpinan Cabang IMM se-Kalimantan Timur, di mana masing-masing cabang akan mengutus 4 orang perwakilan.